Ojigi: Bahasa Tubuh Penghormatan Bangsa Jepang

ojigi

Artikel belajar bahasa Jepang oleh Anindyatrans penyedia Jasa Penerjemah Bahasa Jepang dan Interpreter Bahasa Jepang Tersumpah kali ini menjelaskan Ojigi, kebiasaan menghormati lawan bicara. Jika orang Indonesia lebih memilih untuk menjabat tangan lawan bicaranya, orang Jepang juga mempunyai kebiasaan yang serupa tapi tak sama bernama Ojigi. Ojigi, atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut juga membungkukkan badan adalah kebiasaan orang Jepang di awal proses berkomunikasi yang dilakukan dengan cara saling membungkukkan badan dengan derajat tertentu. Ini mungkin bukan pemandangan yang familiar bagi orang Indonesia, tapi melalui belajar bahasa Jepang inilah budaya Jepang dan salah satu hal yang membedakan Indonesia dan Jepang.
Ojigi sudah menjadi kebiasaan yang mendarah-daging bagi penduduk asli negara empat musim ini. Ojigi hampir dilakukan oleh semua pihak tak terkecuali pelaku bisnis, antara atasan dan pegawai, antara anggota keluarga, bahkan tak jarang juga akan dijumpai pelayan toko yang juga akan membungkukkan badan saat pelanggan mereka mengunjungi dan berbelanja di tempatnya bekerja, Itu semua mewujudkan bentuk dari perasaan saling menghargai, menghormati orang sekitar.
Ojigi juga biasanya akan diajarkan pada peminat yang belajar bahasa Jepang pemula, mulai dari bagaimana cara membungkukkan badan dengan derajat tertentu, cara dan arah pandang mata, hingga posisi tangan yang disesuaikan pada jenis kelamin. Semakin besar derajat dari ojigi dan semakin lama seseorang membungkukkan badan, seringkali mempunyai arti bahwa orang tersebut menyesali perbuatan atau kesalahannya di masa lalu pada lawan bicara dan mengharapkan agar dia dimaafkan. Sedangkan untuk cara dan arah pandang mata, diharapkan agar tetap menghadap pada lawan bicara, tentu saja dengan memposisikan tangan di depan tubuh atau di samping tubuh yang disesuaikan dengan jenis kelamin seseorang. Untuk laki-laki, kedua lengan berada di samping tubuh pada saat melakukan ojigi dan untuk perempuan, kedua lengan berada di daerah sekitar perut. Aturan ini penting untuk diperhatikan mengingat kebiasaan ini didapatkan dari negara tetangga, dan dirasa kurang tepat jika melakukannya dengan cara yang salah.
Tak hanya dilakukan dalam posisi berdiri, ojigi juga dapat dilakukan dalam posisi duduk dan membungkukkan diri dengan kedua telapak tangan di lantai. Ojigi dalam posisi duduk biasanya dilakukan dalam pertemuan formal antara orang dekat dan upacara minum teh. Sekian dari kami Anindyatrans bagi Anda yang ingin belajar bahasa Jepang.