Penerjemah Jepang

PENERJEMAH JEPANG

japanese translator

Anindyatrans memiliki Penerjemah Jepang dengan kualifikasi N1 dan Penerjemah Bahasa Jepang Tersumpah Bersertifikat dari Pemerintah Republik Indonesia, kami berupaya memberikan jaminan pelayanan penerjemah Jepang yang baik dan sesuai standar penerjemahan. Layanan yang kami berikan bukan saja hanya penerjemah dokumen tetapi juga penerjemah lisan atau interpreter dan jasa legalisasi dokumen. Client kami merupakan prioritas utama kami sehingga kami akan memberikan pelayanan yang sangat baik diatas standar penerjemahan yang ada di Indonesia. Anindyatrans mempunyai misi membantu klien kami dalam hal komunikasi bahasa Jepang.

Sama halnya seperti bahasa asing lainnya, proses pembelajaran bahasa Jepang tergolong tidak mudah. Kentalnya kebiasaan dan tutur kata dalam bahasa Ibu, bahasa Indonesia mempengaruhi proses penerimaan dan pengelolaan informasi baru, yang nantinya akan membentuk pola pikir yang berbeda pula. Mempelajari bahasa berarti tidak hanya menghapalkan kosakata dan memahami tata kalimat, tetapi termasuk juga mempelajari budaya dan tingkah laku dari pembicara bahasa target. Seorang pelajar bahasa Jepang dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dikuasai dengan sesama pelajar bahasa yang lain dimulai dengan percakapan sehari-hari, membiasakan diri dengan istilah-istilah baru, sebelum akhirnya menerapkannya dengan penutur asli. Semakin banyak pengalaman yang didapatkan dengan cara berkomunikasi dan menerapkan ilmu dan kemampuan dalam berbahasa Jepang akan semakin mengasah dan menambah pengetahuan dari pelajar tersebut dibandingkan hanya mempelajari melalui media cetak seperti buku dan majalah.

Ragam bahasa Jepang juga bervariasi layaknya bahasa daerah di Indonesia. Jepang yang juga merupakan negara kepulauan, kaya akan dialek daerah yang menarik untuk diteliti dan dipelajari. Bahasa yang digunakan masyarakat di Hokkaido yang terletak di wilayah pulau utara Jepang tentu mempunyai perbedaan dengan bahasa masyarakat di kepulauan selatan Jepang, Okinawa. Adanya perbedaan frasa dan imbuhan di akhir kata merupakan ciri-ciri perbedaan yang paling menonjol, tetapi bahasa nasional masyarakat Jepang tetap menggunakan dialek Tokyo dan dialek itulah yang dipelajari oleh pelajar di Indonesia.